Sekilas Sejarah Mengenai Ayam Petarung Shamo

February 14th, 2018

Sekilas Sejarah Mengenai Ayam Petarung Shamo

Sekilas Sejarah Mengenai Ayam Petarung Shamo

Sabung Ayam – Memang ayam yang satu ini patut sekali untuk dijadikan sebagai pembahasan siapa saja, karena ada banyak sekali topik di dalamnnya yang bisa dibahas. Di negeri sakura ini memang terdapat seekor jenis ayam petarung yang berkualitas sekali mulai dari daya tahan tubuhnya dan gaya bertarung serta mental bertarungnya yang sangat jauh berada di atas rata – rata ayam pada umumnya. Ayam yang satu ini adalah ayam shamo. Selain itu, ayam shamo ini juga terbagi menjadi 3 macam yaitu ayam jenis tuzo, taiwan shamo dan juga chu shamo. Masing – masing dari jenis ini tentunya memiliki ciri dan teknik bertarung yang berbeda, hal ini juga meliputi berat badannya yang berbeda. Yang harus Anda ketahui adalah bahwa ayam yang satu ini berasal dari perkawinan silang dari ayam bangkok.

Di dalam perjalanannya menuju Asia Tenggara, para pedagang yang berasal dari Jepang ini bersinggah dan berjualan di sekitar Siam dan mencari beberapa komoditi untuk di bawa pulang ke tempat asalnya. Diantara banyaknya komoditi yang dibawanya salah satunya adalah ayam bangkok. Seiring dengan banyaknya peminat pecinta sabung ayam yang di sana hal ini mendorong para peternak yang ada di sna untuk melakukan perkawinan silang dengan mengkawinkan ayam lokalnya dengan ayam bangkok.

Setelah melakukan proses perkawinan silang yang begitu banyak, pada akhirnya peternak sabung ayam petarung tersebut berhasil mendapatkan hasil kawin silang yang bisa dibilang sempurna. Kemudian hasil kawin silang tersebut menjadi populer di negara Jepang dan bahkan hingga ke luar negeri yang dikenal dengan sebutan ayam shamo. Ayam ini memiliki ciri khas seperti mental bertarungnya yang pantang menyerah, kekuatan pukulan dan teknik bertarungnya yang keras, cepat, dan akurat. Dengan kekuatan fisik yang ia miliki ini membuatnya dirinya mendapatkan julukan King Of Game Fowl.

Berikut di bawah ini adalah ciri – ciri fisik dari ayam shamo ini, yaitu sebagai berikut:

  1. Mempunyai jengger telon.
  2. Tatapan matanya yang sangat tajam.
  3. Paruh yang pendek tetapi besar, tebal, dan juga kuat.
  4. Memiliki sayap yang pendek yang ujung sayapnya keluar dari tubuhnya.
  5. Strukur tulang sayap yang tonjol ke atas.
  6. Memiliki paha yang terlihat kuat dan berotot.
  7. Memiliki bentuk bahu yang sedikit menonjol karena otot – ototnya.
  8. Memiliki sayap yang rapat dan juga mengarah kebawah.
  9. Memiliki bentuk dada yang bidang.
  10. Memiliki garis punggung dan ekor yang bergaris searah.
  11. Memiliki warna bulu paha yang didominasi oleh kuning.
  12. Berat badannya ini bisa mencapai 5,6 kg.
  13. Tingginya yang bisa mencapai 70 – 85 cm.

Baca Ini : Kemampuan Bertarung Ayam Petarung Filipina

Sekian informasi mengenai sekilas sejarah ayam petarung shamo ini semoga bisa menambah pengetahuan Anda mengenai dunia sabung ayam.

Leave a Reply