^ Sabung Ayam Adalah Tradisi Adat Bali ^

August 20th, 2017

Sabung Ayam (tajen) di pulau dewata Bali adalah tradisi adat masyarakat di kepulauan Bali yang sudah terkenal dinegara lain. Di Indonesia hanya kepulauan Bali yang mendapatkan izin dari pemerintahan untuk diperbolehkan melakukan sabung ayam karena berhubungan dengan acara adat di Bali.

 

Permainan sabung ayam di Bali tersebut sudah bukan pandangan asing lagi karena seluruh masyarakat yang berada di Bali sejak dulu selalu antusias mengikuti pertandingan sabung ayam tersebut, dari kalangan dewasa sampai anak-anak.

 

Acara Adat Keramat Umat Hindu Dan Tajen Sabung Ayam Bali

 

“Tajen” adalah merupakan bahasa dari Bali yang artinya Sabung Ayam, yaitu : prosesi mengadu dua ekor ayam petarung jantan hingga salah satu ayam kabur / menyerah kalah / mati. Sejarah dan asal mula tradisi mengadu ayam di Bali ini konon katanya bersumber dari jaman Majapahit, dahulu merupakan hobby dari pada para raja-raja jawa kuno. Namun tetapi ada versi lain yang mengatakan bahwa Tajen di Bali bersumber dari pergeseran budaya dan tradisi Tabuh Rah yaitu ritual keagamaan umat hindu Bali. Seperti pada daerah lainnya di Bali sendiri ada jenis ayam yang paling sering digunakan untuk acara sabung ayam Bali ini. Ayam  tersebut merupakan ayam jenis Betet yang disebut trah campuran dari beragam jenis ayam seperti ayam Filipina serta ayam kampung.

 

Terdapat Beberapa Arti Penyebutan Ayam Untuk Orang Bali Yaitu :

 

  1. BUIK, adalah sebutan untuk ayam jago yang bulunya berwarna-warni
  2. BIHING atau BIYING, sebutan ayam jago yang berbulu merah
  3. BRUMBUN untuk ayam dengan kombinasi bulu merah, putih, serta hitam
  4. SA, sebutan ayam berbulu putih.
  5. OOK, sebutan untuk ayam jago yang mempunyai kondisi bulu leher begitu lebat
  6. JAMBUL, merupakan sebutan untuk ayam jago apabila tumbuh bulu (jambul) dikepala
  7. GODEK, untuk ayam yang berbulu dikaki
  8. SANGKUR, untuk ayam jago dimana kondisi fisiknya tanpa ada bulu ekor

 

Berdasarkan sejarah yang ada bagi orang Bali sendiri ada caracn sabugn ayam yang dituliskan dalam Lontar Pengayam-ayam mulai sejak dahulu. Berdasarkan pada hal itu warga Bali meyakini kalau ayam yang bakal menang dalam acara sabung ayam Bali dapat ditebak. Walaupun begitu tujuan utama dari orang-orang mendatangi acara Sabung Pisau Bali Tajen Laga Adu Ayam Keramat Umat Hindu tak lain yaitu untuk berjudi. Saat ini masih menjadi pro kontra karena ramainya perjudian dalam seputar acara tajen ini.

 

Akan tetapi orang-orang sekitaran tak peduli, bahkan berasumsi kalau malah acara seperti ini adalah daya tarik serta berpotensi sebagai daerah wisata. Terbukti sampai saat ini acara tajen masih sering digelar dibeberapa daerah Bali, mulai dari arena permanen sampai arena terbuka laris manis didatangi warga. Terlihat para penonton juga begitu menikmati acara itu sambil jajan makanan yang dijajakan disekitar arena. Pada gambar diatas anda dapat melihat pertandingan yang digelar di Bali, dimana begitu ramai sekali penonton dan petaruh diarena itu. Seperti itulah kurang lebih acara sabung ayam Beli yang dikutip oleh www.sabungonlineindonesia.com. Semoga memberi tambahan wawasan untuk anda pecinta ayam aduan.

Leave a Reply