^ Perbedaan Ayam Kampung Dengan Ayam Bangkok Serta Cirinya ^

September 21st, 2017

Pecinta ayam petarung ingin memiliki ayam petarung yang sangat berkualitas seperti ayam petarung Bangkok asli meskipun ayam petarungnya berasal dari ayam petarung Bangkok lokal. Tujuannya adalah supaya memiliki ayam pertarung yang memiliki mental kuat, pantang menyerah serta memiliki teknik bertarung dan teknik pukulan yang menyerupai dengannya atau setidaknya mendekati ayam petarung Bangkok yang asli.

Oleh sebab itulah perbedaan ayam kampung dan ayam Bangkok serta cirinya harus para juragan ketahui dengan lebih jelas, maka ciri yang terdapat pada ayam kampung yang melekat pada ayam petarung Bangkok tentu harus dihindari agar tidak membawa karakter ayam kampung yang kerap bias kabur dari pertarungannya. Untuk dapat mengetahui perbedaan dalam ciri-ciri tersebut dapat anda baca diuraian berikut ini yang dirangkum oleh agen sabungonlineindonesia.com dari agen sabung ayam online.

Inilah Perbedaan-Perbedaan Tersebut, Yaitu :

 

1. SUARA KOKOK

* Suara kokok ayam petarung Bangkok sangat khas tersendiri, sehingga suara kokoknya sering sekali dijadikan patokan dalam cara membedakannya dengan suara kokok ayam petarung lainnya terutama dengan hasil turunan perkawinansilang dengan ayam kampung.

* Suara kokok yang buka merupakan kokok ayam petarung Bangkok adalah kokok yang sedikit bersuara irama merdu, suara tersebut tidak serak dan tidak lantang, dan juga suara kokok yang panjang.

 

2. MUKA

* Ayam petarung Bangkok memiliki kelopa mata yang lebih oval seperti telur, meta yang cekung, tulang alis yang kokoh dan kuat.

* Ayam kampung atau ayam hasil kawinsilang, tulang aslinya lebih tipis, tidak terlihat begitu kokoh dengan kelopak mata yang bulat tidak oval. Pada permukaan mata dan aslinya rata hanya cekung sedikit, serta paruhnya kecil, pendek dan tidak berparit.

 

3. SOROT MATA

* Pada sorot mata ayam petarung Bangkok sangat tajam dan apabila menatap matanya terlihat agak menyipit dikarenakan kornea mata hitamnya lebih kecil.

* Pada sorot mata ayam kampung atau ayam kawinsilangan, dari sinar matanya akan kurang tajam tetapi hampir mirip dengan ayam petarung Bangkok, sehingga harus dilihat dari faktor lain seperti suara kokoknya dan lainnya.

 

4. KUPING DAN PIAL

* Ayam petarung Bangkok umumnya mempunyai kuping yang lebih kecil dan pial yang hampir tidak ada. Jadi ayam petarung yang dengan kuping dan pial yang lebih besar harus dihindari, dikarenakan dapat dipastikan adalah merupakan ayam petarung turunan hasil kawinsilang.

 

5. POSTUR FISIK

* Postur fisik pada ayam aduan hasil kawinsilang atau ayam kampung terdapat juga yang sangat mirip dengan ayam petarung Bangkok yaitu kokoh dan tegak.

* Untuk dapat memastikan maka perlu dicek kepadatan tekstur dalam badan dan struktur tulangnnya. Ayam petarung Bangkok asli mempunyai fisik tubuh yang padat dan keras dengan tulang yang keras dan padat.

 

6. WARNA BULU

* Warna bulu pada ayam kampung yang dari bawaannya akan terlihat pada bulu sayap. Pada bagian sayap yang berwana hitam tersebut terdapat banyak bercak kecoklatan yang hampir seluruh dibagian sayapnya tersebut.

* Apabila hanya terdapat sedikit bercak saja maka tidak menjadi masalah.

 

7. MENTAL TARUNG

* Ayam petarung Bangkok dewasa jika kalah dari pertarungan, maka membutuhkan waktu yang berminggu-minggu untuk dapat menaikan mentalnya dan berani kembali berlaga lagi.

* Sedangkan mental pada ayam kampung tersebut, meskipun sudah kalah dalam pertarungan namun tetap akan berani melawan atau menghadang lawan hanya dalam waktu beberapa hari saja.

 

Demikianlah penjelasan mengenai Perbedaan Ayam Kampung Dengan Ayam Bangkok Serta Cirinya. Semoga dapat bermanfaat untuk semua penghobi sabung ayam.

Leave a Reply