Mempelajari Beberapa Sejarah Pada Dunia Sabung Ayam Di Indonesia

September 6th, 2017

Pertandingan sabung ayam merupakan kegiatan yang sudah dilakukan oleh para leluhur kita yang telah lama hidup di Indonesia. Berbagai daerah di Indonesia juga mengadakan kegiatan ini untuk dijalankan sebagai tradisi turun temurun dan bahkan digunakan ada juga yang dianggap sebagai ritual keagamaan. Kegiatan sabung ayam awal mulanya yang digunakan sebagai ajang untuk menunjukkan kemampuan seseorang dalam melatih ayam petarungnya hingga menjadi seekor ayam petarung tertangguh agar bisa mendapatkan nilai kehormatan hingga saat ini sudah tidak lagi dianggap menjadi target dari melakukan kegiatan ini. Mencari keuntungan dari taruhan yang dilakukan merupakan tujuan dari para peternak ayam petarung saat ini dalam melatih dan merawat ayam petarung yang dimilikinya. Lalu, seperti apa pula sejarah sabung ayam yang ada di daerah di Indonesia ? Berikut penjabarannya!

1. Pulau Jawa

Sejarah mengenai sabung ayam di Pulau Jawa sudah sangat kental sekali perjalanannya. Hingga saat inipun sabung ayam masih kerap dilakukan oleh para peternak ayam petarung. Maraknya kegiatan sabung ayam yang digunakan sebagai ajang tradisonal awalnya digunakan sebagai kegiatan sosial yang ujung-ujungnya dijadikan ajang bertaruh untuk meraih keuntungan. Selain itu terdapat pula cerita mengenai legenda Cindelaras yang merupakan seorang anak kerajaan terbuang yang berhasil bertemu kembali dengan sang ayah yang merupakan raja kerjaaan tersebut setelah ayam petarung yang dimilikinya berhasil mengalahkan ayam petarung terkuat yang ada pada kerajaan tersebut.

2. Pulau Kalimantan

Tradisi sabung ayam di Kalimantan juga sangat banyak dan kerap dilakukan di berbagai daerah di pulau terbesar Indonesia ini. Sabung ayam dahulunya digunakan sebagai ajang untuk menyelesaikan konflik yang terjadi di antara orang yang sedang berselisih. Dengan anggapan luka maupun pertumpahan darah yang bisa saja terjadi saat seseorang bertarung dapat diwakilkan dengan ayam petarung yang dimilikinya. Ayam petarung yang berhasil keluar sebagai pemenang akan mempersembahkan kehormatan bagi pemiliknya dari orang yang berselisih tersebut.

3. Pulau Bali

Pulau yang terkenal dengan adat keagamaannya ini merupakan salah satu daerah yang hingga saat ini pun tetap menggunakan sabung ayam sebagai salah satu kegiatan keagaamaan. Kegiatan sabung ayam dianggap suci, sehingga pada daerah ini, pertandingan sabung yang memiliki kaitan dengan ritual keagamaan dilarang keras untuk digunakan sebagai ajang taruhan.

Leave a Reply