Ketahui Tiga Jenis Jalu Yang Terdapat Pada Ayam Petarung Beserta Kegunaannya

August 29th, 2017

Hampir seluruh ayam petarung yang ada di dunia ini memiliki jalunya masing-masing. Mungkin terdapat beberapa ayam yang memang tidak memiliki jalu. Keadaan seperti itu tentu akan sangat merugikan ayam tersebut, karena kehilangan senjata utama yang paling ampuh untuk dapat memberikan serangan berbahaya kepada lawan yang ditemuinya. Ayam petarung yang dikaruniai jalu yang tajam dan keras merupakan ayam petarung yang sangat berbahaya bila di temui oleh ayam petarung kita saat bertarung di arena sabung ayam. Dengan jalunya yang seperti itu, maka bukan tidak mungkin ayam petarung tersebut dapat merobohkan ayam petarung kita dengan sekali serangan saja yang tepat mengenai bagian kepala ayam petarung kita.

Jalu memang memiliki fungsi utama sebagai senjata terkuat ayam dalam memberikan luka serius kepada lawan-lawan tarungnya. Namun, jalu sendiri nyatanya memiliki berbagai macam jenis dan bentuk yang berbeda-beda. Tentu saja dengan bentuk yang berbeda, maka hasil serangan yang dapat tercipta akan berbeda-beda. Untuk itulah, di bawah ini akan dibeberkan tiga jenis jalu yang paling berbahaya pada arena sabung ayam.

1. Bentuk Jalu Sangket

Untuk jalu sangket memiliki wujud layaknya pedang arab yang biasa kita lihat. Jalu sangket dapat dengan cepat tumbuh panjang pada kaki ayam petarung yang memilikinya. Posisi dari jalu ini berada di bagian atas pangkal jari belakang ayam. Untuk bentuk jalu sangket akan semakin membelok ke arah atas apabila panjang dari jalu tersebut semakin panjang. Jalu sangket terkenal dengan hasil luka yang dapat dihasilkannya. Sekali saja ayam petarung dapat menyerang lawannya dengan jalu seperti ini, maka bisa dipastikan ayam lawan akan mengalami luka sobek yang serius.

2. Bentuk Jalu Cantel

Untuk jalu cantel memiliki wujud layaknya kait pancing yang biasa kita lihat. Jalu cantel akan tumbuh lebih lambat ketimbang jalu sangket. Jadi ukurannya tidak akan dapat sepanjang dengan jalu tersebut. Jalu ini memiliki bentuk yang memangkang ke arah belakang dan sangat runcing pada ujung jalunya. Ayam petarung yang dapat menyerang lawannya dengan menggunakan jalu cantel akan dapat membolongkan tubuh lawan yang terkena serangan tersebut. Sangat mematikan sekali.

3. Bentuk Jalu Kumet

Untuk jalu kumet ini biasanya sering kita lihat pada ayam petarung yang belum dewasa ataupun beberapa jenis ayam yang memang memiliki jalu seperti ini. Bentuknya seperti biji jagung dewasa dan ukurannya pendek. Meskipun jalu ini tidak setajam dengan dua jalu sebelumnya, tetapi jalu kumet ini dapat menghasilkan serangan yang sangat keras kepada tubuh lawan apabila dimiliki oleh ayam petarung yang cocok. Contohnya pada arena sabung ayam, ayam yang sering memiliki jalu ini adalah ayam jenis bangkok. Sekali saja serangan dari jalu kumet dapat merobohkan dan bahkan mematahkan tulang dari lawan yang ditemuinya.

Leave a Reply