^ Kalimatan Barat Mempunyai Tradisi Sabung Ayam Aduan ^

December 11th, 2017

Sabung Ayam Merupakan Salah Satu Cara Terbaik Untuk Menselesaikan Masalah Yang Rumit Bagi Suku Linoh Di Kalimantan

Di daerah Kalimantan,  tepatnya di Kalimatan Barat, mempunyai sebuah tradisi sabung ayam. Kegiatan sabung ayam ini dimanfaatkan sebagai sebuah solusi untuk menyelesaikan berbagai masalah yang agak sulit untuk diselesaikan lewat sebuah hukum adat dari sana. Pada awal mulanya kegiatan sabung ayam di daerah Kalimantan Barat yang berasal dari suku dayak Linoh, sabung ayam tersebut mereka manfaatkan sebagai peraturan untuk menyelesaikan berbagai masalah yang sulit untuk dipecahkan. Dalam kebudayaan suku dayak Linoh tersebut umumnya akan menggunakan sarana sabung ayam untuk menselesaikan perkara yang tidak bisa diselesaikan oleh hukum adat sekaligus.

 

 

 

Sabung ayam ini dianggap akan lebih manusiawi untuk bisa menilai sesuatu daripada dengan hukum adat yang telah ada sebelumnya seperti hukuman rendam serta juga hukuman goreng tangan yang tampak sangat kejam sekali. Sabung ayam inilah yang mewakili hukuman tersebut serta juga lebih sederhana daripada hukuman yang telah ada. Tradisi sabung ayam tersebut awal mulanya dari sebauh cerita Hayam Wuruk, disaat itu terdapat seorang raja yang mempunyai ohbi bermain sabung ayam didaerah kerajaan tersebut. Berdasarkan dari cerita ini bahwa sang raja sangat menggemari mengajak rakyatnya untuk bermain sabung ayam di sebuah lokasi sekitar kerajaannya, raja membuat suatu perjanjian dalam permainan sabung ayam tersebut dimana yang ayam aduannya kalah maka akan dipenggal serta sementara yang menang akan dijadikan sebagai menantu oleh sang raja.

Dimana dalam cerita tersebut ayam petarung miliki sang raja mampu dikalahkan oleh ayam aduan milik seorang pemuda serta disana sang pemenang telah dijadikan menantu oleh sang raja dengan diberikannya sebuah gelar Hayam Wuruk yang mempunyai arti Ayam Jagoan Muda. Menyabung ayam bagi para suku dayak Linoh tersebut adalah menjadi sebuah pengaruh yang sangat baik dalam setiap kehidupan sosial mereka, kegiatan sabung ayam tersebut juga sebagai sarana penghormatan dan turut serta dalam melestarikan budaya dari leluhur mereka. Dari tradisini tersebut sangat dipercaya mampu memberikan penghormatan kepada para leluhurnya yang sangat jeli dalam memperhatikan setiap kehidupan ayam aduan.

 

Baca Juga : Kenali Tradisi Sabung Ayam Bali Serta Lontar Pengayam-Ayaman

 

Menyabung ayam tersebut juga merupakan salah satu cara terbaik dari ketua adat disana untuk menselesaikan berbagai masalah yang memang rumit, hal tersebut juga merupakan cara yang cukup unik serta dapat memperkuat kepemimpinan adatnya. Jadi untuk suku dayak Linoh tersebut dalam mempercayai sabung ayam sebagai hukuman adat yang sangat fleksibel untuk menggantikan cara hukuman yang lebih bijak lagi. Dikarenakan hukuman adat tidak seperti yang banyak dipikirkan oleh orang banyak yang berhubungan dengan kekerasan.

Leave a Reply