Ciri Dan Perbedaan Ayam Kampung Dengan Ayam Bangkok

July 26th, 2017

Pecinta ayam aduan, ingin memiliki ayam petarung yang berkualitas seperti ayam bangkok asli walaupun ayam aduannya berasal dari ayam bangkok lokal. Tujuannya yaitu untuk memiliki ayam aduan yang bermental kuat, pantang menyerah dan memiliki teknik serta pukulan yang menyerupai atau setidaknya mendekati ayam bangkok yang asli.

Untuk itulah perbedaan antara ciri ayam kampung dan ayam bangkok harus diketahui dengan jelas, maka ciri ayam kampung yang melekat pada ayam bangkok tentu harus dihindari supaya tidak membawa karakter dari ayam kampung yang kerap kabur dari pertarungannya.

Untuk dapat mengetaui perbedaan antara ciri-ciri tersebut dapat dibaca uraian berikut ini yang dikutip oleh situs sabungonlineindonesia.com dari kumpulan berita sabung ayam online.

Ini perbedaan-perbedaan tersebut yaitu :

1. Suara Kokok

– Suara kokok ayam bangkok sangat khas tersendiri, sehingga suara kokoknya sering dijadikan patokan dalam membedakannya dengan kokok ayam aduan lainnya terutama dengan turunan hasil perkawinan silang dengan ayam kampung.
– Kokok yang bukan merupakan kokok ayam bangkok adalah kokok yang sedikit berirama merdu, suaranya tidak serak tidak lantang, dan suara kokok yang panjang.

 

2. Muka

– Ayam bangkok mempunyai kelopak mata yang oval seperti telur, mata yang cekung, tulang asli kuat dn kokok.
– Ayam kampung atau ayam hasil silang, tulang alis lebih tipis, tidak terlihat kokok dengan kelopak mata yang bulat. Permukaan mata dan alis rata hanya cekung sedikit, paruh pendekk, kecil dan tidak berparit.

 

3. Sorot Mata

– Sorot mata ayam bangkok tajam dan jika menatap matanya tampak agak menyipit karena kornea mata hitamnya lebih kecil.
– Sorot mata ayam kampung atau ayam turunan, sinar matanya kurang tajam namun hampir mirip dengan ayam aduan bangkok, sehingga perlu dilihat dari faktor lain seperti suara kokok dan lainnya.

 

4. Kuping Dan Pial

– Ayam bangkok umumnya memiliki kuping yang kecil dan pial hampir tidak ada. Jadi ayam aduan dengan kuping dan pial yang agak besar perlu dihindari, karena dapat dipastikan adalah ayam aduan turunan hasil silangan.

 

5. Postur Fisik

– Postur fisik ayam hasil silangan ataupun ayam kampung ada juga yang mirip ayam bangkok yakni tegak dan kokok.
– Untuk memastikan harus dicek kepadatan tekstur badan dan struktur tulangnya. Ayam bangkok asli memiliki fisik yang padat dan keras dengan tulang yang besar dan keras.

 

6. Warna Bulu

– Warna bulu bawaan dari ayam kampung terlihat pada bulu sayap. Pada bulu sayap yang berwarna hitam didapati banyak bercak kecoklatan hampir menyeluruh dibagiaan sayap tersebut.
– Jika hanya terdapat sedikit bercak tidak menjadi masalah.

 

7. Mental Tarung

– Ayam bangkok dewasa apabila kalah abar, maka dibutuhkan waktu berminggu-minggu untuk naik mental dan berani lagi berlaga.
– Mental bawaan ayam kampung, walaupun sudah kalah abar tetap berani menghadang lawan ataupun melawan dalam selang waktu beberapa hari saja.

Demikianlah uraian mengenai Ciri Dan Perbedaan Ayam Kampung Dengan Ayam Bangkok, semoga bermanfaat bagi semua pecinta sabung ayam.

Leave a Reply