Cara Menghasilkan Anak Ayam Petarung Bangkok Unggulan

July 10th, 2017

Tentu ketika kita memiliki ayam bangkok yang mempunyai kemampuan bertarung yang tinggi disaat pertandingan sabung ayam akan menjadi kebanggaan diri sendiri sebagai pemilik dari ayam tersebut. Dengan memiliki ayam bangkok yang berkualitas juara, membuat pemilik akan mudah dikenal di kalangan pecinta ayam bangkok.

Pertanyaannya adalah, bagaimana untuk menghasilkan anak ayam, dalam hal ini anak-anak ayam bangkok dengan kualitas juara? Karena tidak semua ayam bangkok juara akan dapat menghasilkan anak-anak ayam dengan kualitas yang sama seperti induknya.

 

  1. Pemilihan Induk Untuk Turunan

Pemilihan calon induk jantan dan betina merupakan tahap pertama dari proses seleksi untuk mendapatkan bangkok keturunan ayam petarung pemenang. Cobalah untuk memilih indukan dengan usia matang. Untuk betina, menggunakan ayam bangkok betina yang berusia 7 bulan ke atas. Dan untuk ayam jantan, gunakan induk jantan dengan umur 1,5 tahun ke atas yang diambil dan dipilih berdasarkan gaya pertarungan yang kita inginkan.

Tindakan pertama akan dilakukan dalam program seleksi ini adalah untuk memisahkan bangkok ayam yang berusia matang untuk produksi dan ayam bangkok yang memiliki gaya bertarung yang kita inginkan. Setelah anda sudah dapat mengumpulkan ayam yang anda inginkan dalam sebuah kandang, selanjutnya adalah melakukan seleksi ulang. Pilih ayam bangkok jantan dan betina yang memiliki sifat / gaya bertarung yang paling dominan di antara ayam bangkok terpilih tersebut.

Kebanyakan peternak ayam bangkok, hanya memperhatikan karakter pejantan yang akan dibuat induk. Masih banyak dari kita yang mengabaikan bagaimana karakter atau gaya bertarung ayam betina petarung yang akan dibuat induk. Karena ayam bangkok betina juga memberikan kontribusi genetik ke anak petarung dari hasil kawin dengan ayam bangkok jantan yang kita gunakan untuk menghasilkan anak ayam bangkok dengan mental, gaya dan sifat juara.

 

  1. Melihat Keahlian Bertarung Yang Dimiliki Induk Betina

Perhatikan ketika ayam betinya bertarung, apakah caranya hampir sama dengan ayam bangkok jantan ? Itu penting karena tidak semua ayam bangkok betina dan jantan memiliki gaya bertarung yang sama.

 

  1. Kapasitas Genetik Yang Dihasilkan

Setelah anda berhasil melakukan pemilihan induk, langkah berikutnya adalah membuat pemilihan kapasitas genetik. Seberapa baik kapasitas genetik hasil produksi induk pilihan.

Semakin baik kapasitas produksi ayam petarung betina, maka akan lebih memberikan keuntungan besar dalam dunia perternakan ayam tersebut. Kapasitas produksi tidak hanya tentang berapa banyak telur yang dihasilkan oleh induk ayam bangkok, tetapi juga tentang berapa banyak telur yang berhasil dinetaskan dan dibesarkan secara sempurna.

 

  1. Anak Pilihan Hasil Persilangan

Pemilihan anak dilakukan dengan memperhatikan karakter / gaya bertarung dari anakan, tingkat pertumbuhan, dan ketahanan terhadap penyakit.

Jangan hanya fokus pada satu cara untuk mendapatkan ayam bangkok berkualitas juara. Karena ada ayam bangkok yang bisa menjadi juara apabila kondisinya sakit-sakitan.

Ayam bangkok yang sakit dibawa ke arena sabung ayam, musuh-musuhnya akan berani melawan, tidak merasa takut, malahan akan dapat dengan mudah untuk mengalahkan ayam yang sakit tersebut.

Ayam jawara itu harus sehat. Untuk menjadi juara di arena sabung ayam, sehat adalah syarat wajib yang harus dimiliki oleh seluruh ayam bangkok petarung. Semua pemenang adalah mereka yang memiliki kesehatan yang baik, baik kesehatan fisik dan mental.

Anakan dari hasil silang ini, harus ditempatkan di kandang yang berbeda sesuai dengan indukan masing-masing. Hal ini bertujuan untuk memudahkan pemantauan dan perawatan pertumbuhan berikutnya. Jika tidak dipisahkan ke dalam kandang yang berbeda, kita akan mengalami kesulitan dalam mengantisipasi terjadinya kesalahan perawatan pada anak ayam tersebut.

Leave a Reply