Benarkah Ayam Petarung Campuran Selalu Lebih Berkualitas ?

December 20th, 2017

Benarkah Ayam Petarung Campuran Selalu Lebih Berkualitas ?

Benarkah Ayam Petarung Campuran Selalu Lebih Berkualitas ?

 

Benarkah Ayam Petarung Campuran Selalu Lebih Berkualitas ?

 

Sabung Ayam – Ayam petarung campuran ? Bagi sebagian dari kita, mungkin kita tidak menyadari bahwa ayam yang biasa kita jumpai pada arena sabung merupakan ayam petarung jenis campuran. Ayam petarung campuran adalah ayam petarung yang memiliki gen dari 2 jenis induk yang berbeda. Sebagai contohnya saat ini anda memiliki ayam bangkok campuran yang merupakan bibit dari ayam bangkok jantan dengan ayam siam betina. Maka setelah kedua jenis ayam tersebut kawin, maka telur yang dihasilkan akan memiliki gen dari 2 jenis ayam.

Ayam petarung campuran sangat populer sekali saat ini. Hampir disetiap pertandingan sabung ayam, bisa dibilang 50% dari jumlah ayam petarung pesertanya merupakan jenis ayam campuran. Ayam campuran saat ini begitu dibudidaya karena sulitnya untuk bisa mendapatkan sepasang induk ayam petarung unggulan. Hal ini tidak terlepas dengan karena banyaknya para peternak yang tidak mengetahui pula apakah ayam yang dimilikinya merupakan ayam petarung jenis asli atau jenis campuran. Karena secara fisik, ayam campuran hampir memiliki fisik yang identik dengan induk yang menghasilkannya.

Jadi, pertanyaannya adalah apakah kualitas yang dimiliki oleh ayam petarung campuran akan lebih baik daripada ayam petarung asli ?

Secara garis besar, terdapat 3 hasil yang bisa terciptakan dari hasil perkawinan silang antar ayam petarung, yaitu silangan meningkat, silangan sama, dan silangan menurun.

 

Silangan Perkawinan Dalam Dunia Ayam Petarung

 

Silangan meningkat merupakan perkawinan yang dilakukan untuk menghasilkan ayam petarung dengan kualitas yang lebih baik. Sebagai contohnya anda mengkawinkan ayam bangkok jantan anda dengan ayam betina kampung anda. Maka bibit yang tercipta dari sana akan menghasilkan bibit yang lebih baik daripada jenis ayam kampung dari sang induk betinanya. Bibit seperti ini nantinya saat besar akan memiliki ukuran tubuh seperti ayam bangkok dan kekuatan yang cukup besar pula.

Silangan sama merupakan perkawinan ayam petarung yang menghasilkan bibit yang sama. Seperti anda mengkawinkan ayam petarung birma dengan ayam petarung birma. Tentu saja hasilnya akan menghasilkan bibit ayam birma tanpa adanya perubahan gen secara besar-besaran.

Silangan menurun merupakan silangan yang sebenarnya tindakan yang secara tidak sengaja dilakukan oleh peternak dalam menghasilkan bibit yang berkualitas rendah. Contohnya adalah saat anda mengkawinkan ayam kampung biasa anda dengan ayam siam betina, maka hasil yang tercipta pun juga biasanya akan mengikuti kualitas dari ayam siam tersebut. Hal seperti ini harus dihindarikan namun sayangnya banyak peternak yang belum bisa menghindari hal ini.

Meskipun begitu, ketiga silangan ini sebenarnya tidak serta merta akan menentukan seperti apa masa depan dari bi

bit ayam petarung anda. Bila anda dapat memberikan perawatan yang terbaik dengan pemberian latihan yang seimbang, maka bisa saja bibit-bibit yang anda hasilkan dari salah satu cara pengkawinan tersebut akan menghasilkan ayam petarung yang berkualitas tinggi. Namun tetap saja peluang tertinggi akan selalu berada di perkawinan silangan meningkat, kemudian silangan sama, dan lalu silangan menurun.

Akhir kata kita akan memastikan sekali lagi bahwa setiap ayam sebenarnya memiliki peluang untuk menjadi jawara pada pertandingan sabung ayam. Selama ayam tersebut terlahir dalam kondisi tubuh yang sehat dan sempurna, maka ayam tersebut akan dapat menjadi ayam petarung yang tangguh nantinya.

 

Baca juga : Bibit Ayam Petarung Yang Dihasilkan Oleh Ayam Petarung Juara

Leave a Reply