^ Beberapa Fakta Tentang Ayam Sabung Bangkok ^

February 3rd, 2018

Fakta Unik Mengenai Ayam Sabung Yang Masih Banyak Orang Tidak Mengetahuinya

Ayam adalah merupakan salah satu hewan yang banyak sekai dikembangbiakkan bukan hanya di Indonesia saja namun juga berbagai negara lainnya. Di Indonesia sendiri, hewan yang mempunyai nama ilmiahnya yaitu Gallus gallus domesticus tersebut pada awalnya diduga adalah merupakan keturunan dari ayam hutan merah serta ayam hutan hijau. Dengan berbagai macam perbuahan habitat, topografi ataupun iklim, pada saat ini sabung ayam juga bisa dibedakan secara garis besarnya sebagai hewan peliharaan maupun hewan hias. Berikut ini adalah merupakan beberapa fakta mengenai hewan yang tentunya sering kali anda temui bukan hanya di desa namun juga di area perkotaan.

 

8 Fakta Unik Tetang Ayam Bangkok

 

1) Termasuk Dalam Kelompok Burung

 

Hewan jenis unggas yang satu ini memang masih termasuk kedalam sebuah kelompok Aves ataupun disebut dengan burung, dikarenakan hewan tersebut mempunyai sayap yang bentuknya kecil. Walau begitu, kemampuan terbangnya tidaklah seperti burung yang lainnya walau kepakan sayapnya lumayan lebar. Inilah sebabnya, kadang hewan satu ini dikatakan tidak dapat terbang walau memiliki sayap.

 

2) Memilik Darah Yang Panas

 

Tahukah anda, ayam sabung pukul termasuk hewan yang mempunyai darah panas atau disebut homoioterm? Hal ini menjadikan suhu tubuh hewan satu ini tidak begitu mudah berubah mengikuti suhu lingkungannya. Hewan satu ini mampu bertahan dalam kondisi udara yang cukup dingin hanya dengan berdiam diatas jerami.

 

3) Mempunyai Dimorfisme Seksual

 

Hewan satu ini dikatakan mempunyai dimorfisme seksual ataupun perbedaan yang mencolok antara pejantan dengan yang betinanya. Untuk ayam petarung pejantan selain dari ukuran serta berat badannya lebih besar, perbedaan lainnya bisa dilihat dari bentuk jalu pada bagian kaki, jengger, warna bulunya lebih gelap, dan bulu ekornya yang lebih panjang menjuntai. Sedangkan untuk betinanya, selain dari bentuk badannya yang kecil, jalu nyaris tidak tampak, jengger kecil serta bulu ekornya sangat pendek.

 

 

 

4) Rentang Usia Hidupnya 10 Hingga 12 Tahun

 

Hewan tersebut juga termasuk hewan yang mempunyai ketahanan tubuh cukup bagus serta bisa bertahan hidup sampai 12 tahun. Pastinya hal yang satu ini sangatlah dapat dilakukan asalkan para pemiliknya selalu melakukan sebuah vaksinasi serta selalu menjaga makanannya dengan tercukupi.

 

5) Memiliki Tingkat Adaptasi Yang Tinggi

 

Hewan ini termasuk hewan yang mempunyai tingkat adaptasi cukup tinggi. Anda dapat membawanya ke beberapa tempat tanpa harus memasukkan ayam tersebut kedalam kandang tertutup. Tetapi, disaat anda memindahkan hewan satu ini ke lokasi yang baru, pastikan terlebih dulu sanitasi serta makanannya tetap terjamin.

 

6) Lebih Jinak Pada Saat Malam Hari

 

Hewa satu ini termasuk hewan yang diurnal ataupun sering beraktivitas pada siang hari, inilah sebabnya disaat malam hari biasanya ayam tidak akan banyak bergerak serta hanya bertengger saja diatas jerami ataupun berdiam dalam kandang saja.

 

7) Mempunyai Data Ingat Yang Cukup Baik

 

Tahukah anda, hewan satu ini sanggup mengingat setidaknya 100 wajah orang yang pernah diihatnya? Daya ingat ayam tersebut akan semakin tajam terhadap orang yang terbiasa memegangnya. Sehingga disaat terancam, biasanya ayam tersebut akan mengeluarkan suara yang khas seperti suara peringatan.

 

Baca Juga : Yuk Mengenal Ciri Ayam Kanibal Serta Cara Untuk Mengatasinya

 

8) Mempunyai Banyak Sekali Varian Sesuai Dengan Fungsi

 

Di Indonesia walau penampilannya hampir serupa, namu nama ayam didaerah satu dengan lainnya bisa saja berbeda dilihat dari fungsinya. Misalnya saja seperti ayam pedaging yang sengaja diternakan untuk dikonsumsi ataupun ayam timangan yang umumnya untuk hewan hias peliharaan.

Leave a Reply