Arti Dari Masing-Masing Warna Bulu Ayam Petarung

July 9th, 2017

Ayam bangkok memiliki berbagai macam keunggulan yang tidak bisa dibandingkan dengan ayam petarung jenis lainnya, dalam hal keunggulannya sangat diperhatikan oleh para pecinta sabung ayam.

Adapun warna bulu pada ayam bangkok super biasanya sangat mempengaruhi pada garis keketurunan, bahkan sering membawa keunggulan di dalam arena sabung ayam. Warna bulu yang umumnya ditemui pada ayam petarung adalah warna rawis wiring kuning dan wiring geni, hal ini menunjukan kedua warna tersebut paling berkelas.

Namun sesungguhnya, masih terdapat banyak warna-warna lainnya. Berikut di bawah ini akan kami sajikan mengenai arti dari masing-masing warna bulu ayam petarung secara singkat, diantaranya adalah :

  1. Wiring Kuning dan Wiring Geni

Warna jenis ini jelas memiliki arti dan kharisma tersendiri, dengan dasar warna hitam dan disertai dengan warna merah atau kuning. Apabila warna dominan hitam dan agak kecoklatan disebut dengan nama wiring galih. Umumnya ayam petarung yang memiliki rawis tembus dari leher sampai ke bawah dan bulu ekornya berwarna hitam tapi tidak melebar digolongkan sebagai ayam petarung yang berkualitas juara.

  1. Gesin (Hitam)

Warna ini biasanya dikenal juga dengan warna taduang, dengan dasar warna hitam, dari bulu rawis sampai kebawah berwarna hitam. Warna gesin ini memiliki ciri dan keistimewaan tertentu dalam pertarungannya. Gesin yang berkualitas memiliki rawis tembus sampai kebawah dan mempunyai paruh  hitam tembus sampai kaki. Ayam petarung dengan ciri tersebut termasuk ayam petarung yang berkualitas juara.

  1. Semu Gesin

Semu gesin biasa disebut juga dengan sebutan bengkeh, didominasi dengan warna hitam dengan rawis kuning atau merah pias (samar).

  1. Kelawu

Kelawu biasa bercorak warna abu-abu. Namun bisa warna hitam bercorak putih abu-abu. Ayam petarung dengan warna kelawu umumnya memiliki teknik tarung yang baik dan memiliki pukulan yang mematikan, namun sering juga kabur sendiri saat bertarung walau dalam posisi unggul.

  1. Jalak

Dengan warna dasar kuning dan corak hitam ataupun kuning hitam. Menurut primbon ayam petarung jenis ini tidak boleh ditarungkan pada saat jam 12 keatas.

  1. Blorok

Ayam petarung jenis ini memiliki warna dasar hitam pias ataupun hitam bercorak tutul-tutul (warna putih). Umumnya berbulu rawis merah dan kuning. Apabila blorok bersih yang artinya tanpa warna merah dan kuning merupakan ayam petarung yang memiliki keistimewaan yang khusus.

  1. Putih

Ayam petarung yang berwarna putih dipercaya memiliki keistimewaan yang mengandung mitos, bisa membuat lawannya mengalami kesialan. Walaupun ayam putih kalah dalam pertarungan, menurut primbon lawan yang memenangkan pertarungan akan sial. Dalam primbon putih seperti kuwu yang mempunyai derajat diatas warna-warna lainnya.

Sekian dari informasi yang dapat kami sampaikan mengenai arti dari masing-masing warna bulu ayam petarung, semoga dengan informasi ini dapat menambah wawasan Anda mengenai dunia sabung ayam.

Leave a Reply